Tukang Kebun Terbaik

  • Whatsapp

Seorang anak lelaki masuk ke sebuah apotek, menarik peti minuman dan meletakkannya di erat telepon umum. Ia naik ke atasnya sehingga sanggup mencapai tombol-tombol yang ada pada telepon. Lalu mulailah beliau menekan tombol hingga tujuh dijit. Saya menyimak percakapannya. Ia berkata, “Bu, apakah Anda membutuhkan dukungan untuk membersihkan kebun Anda?”

Wanita di telepon itu menjawab, “Saya sudah membayar seseorang untuk membersihkannya.” “Bu, Anda sanggup membayar aku setengah harga saja.” Sepertinya perempuan itu sudah puas dengan hasil kerja dari orang tersebut. Namun anak itu tak kenal frustasi dan menawarkan, “Bu, aku juga akan menyapu pinggiran jalan dan trotoar rumah Anda, sehingga pada hari Minggu nanti Anda akan mempunyai halaman terindah di North Palm Beach, Florida.”


Lagi-lagi perempuan itu menolak. Dengan senyum, anak itu meletakkan gagang telepon. Sang pemilik apotek menghampiri anak itu dan berkata, “Nak, aku suka sikapmu itu. Saya mengagumi semangat yang kaumiliki. Bagaimana jikalau kau bekerja untuk aku saja?” Anak itu menjawab, “Tidak, Pak. Terima kasih. Sebenarnya aku hanya mengecek hasil pekerjaan aku sendiri.”


Oleh (c) Dr. Eric Scott Kaplan


Kisah ini dikutip dari buku “Embun bagi Jiwa #1”

Pos terkait