Suplemen Vitamin D Sanggup Meningkatkan Kolesterol Pada Remaja

  • Whatsapp

Suplemen Vitamin D Dapat Meningkatkan Kolesterol Pada Remaja

 
Suplemen Vitamin D Dapat Meningkatkan Kolesterol Pada Remaja SUPLEMEN VITAMIN D DAPAT MENINGKATKAN KOLESTEROL PADA REMAJA
 
Mengkonsumsi Pil Vitamin D pada dewasa gemuk sanggup meningkatkan kolesterol dan kadar lemak trigliserida.
Menurut Seema Kumar dari Endokrinologi Pediatrik di Klinik Mayo, Suplemen Vitamin D pada anak dan dewasa juga tidak memperlihatkan manfaat dalam meningkatkan kesehatan jantung atau menurunkan resiko terkena diabetes.
Hal ini disebabkan lantaran banyak orang bau tanah dan penyedia pelengkap sering menempatkan bawah umur dan dewasa obesitas (kegemukan) pada resimen Vitamin D Merekomendasikan asupan 5-10 kali setiap harinya. “Setelah 3 bulan mengkonsumsi Vitamin D yang sanggup menormalkan tubuh dengan suplemen, Hal ini tidak mengambarkan perubahan berat badan, bentuk tubuh, bundar pinggang, tekanan darah atau fatwa darah”. kata Kumar.
Ini pertama kalinya dari study Seema Kumar melaporkan peningkatan kolesterol dan trigliserida selama mengkonsumsi Suplemen Vitamin D .
Kumar telah mempelajari dari imbas pelengkap Vitamin D pada anak dan dewasa selama 10 tahun terakhir melalui 4 uji klinis dan 6 study yang telah diterbitkan.
Sapai ketika ini timnya telah menemukan manfaat yang terbatas pada sumplemen Vitamin D pada remaja.
Dia, bagaimanapun, memiliki panggilan lebih besar, studi plaseboterkontrol untuk meneliti efek jangka panjang dari suplemen vitamin D pada remaja dan anak-anak.

Hal ini lantaran beberapa studi telah menunjukkan hubungan antara vitamin D dalam darah dan meningkatkan fungsi pembuluh darah,” kata Kumar dalam jurnal Pediatric Obesitas.

Dia memilih untuk belajar vitamin D pada remaja yang memiliki kelebihan berat badan karena populasi ini adalah peningkatan risiko penyakit kronis.

Menurut dia, adalah mungkin untuk menelan terlalu banyak vitamin D, suatu kondisi yang disebut keracunan vitamin D atau hypervitaminosis, yang dapat mengakibatkan kurang nafsu makan, mual, muntah dan komplikasi ginjal.

Saya terkejut bahwa kami belum menemukan manfaat lebih kesehatan,” tambah Kumar

Sumber:time of india

Pos terkait