Rahasia Umur

In Inspirasi 3 views
Di awal zaman, Tuhan membuat seekor sapi. Tuhan berkata kepada sang sapi “Hari ini kuciptakan kau! Sebagai sapi engkau harus pergi ke padang rumput. Kau harus bekerja di bawah terik matahari sepanjanghari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun.” Sang Sapikeberatan “Kehidupanku akan sangat berat selama 50tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun” Maka setujulah Tuhan.
Di hari kedua, Tuhan membuat monyet. “Hai monyet, hiburlah manusia. Aku berikan kamu umur 20 tahun!”Sang monyet menjawab “What?Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun padamu” Maka setujulah Tuhan.
Di hari ketiga, Tuhan membuat anjing. “Apa yang harus kamu lakukan yaitu menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang mendekat kamu harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20tahun!” Sang anjing menolak : “Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun ? No way.! Kukembalikan 10 tahun padamu”. Maka setujulah Tuhan.
Di hari keempat, Tuhan membuat manusia. SabdaTuhan: “Tugasmu yaitu makan, tidur, danbersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau akan menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur sepanjang 25 tahun!”Sang insan keberatan, katanya “Menikmati kehidupan selama 20 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan. Let’s makea deal. Karena sapi mengembalikan 30 tahun usianya, kemudian anjing mengembalikan 10 tahun, dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya padamu, berikanlah semuanya itupadaku. Semua itu akan menambah masa hidupku menjadi 75 tahun. Setuju ?” Maka setujulah Tuhan.
AKIBATNYA…………………………
Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai insan dijalankan (kita makan, tidur dan bersenang-senang)
30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor sapi (kita harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.)
10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa dengan berperan sebagai monyet yang menghibur.
Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah, duduk didepan pintu, dan menggonggong kepada orang yang lewat……
author
Author: 
    Jangan Jadi Gelas
    Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat
    Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana
    Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah
    Perjalanan Bersama Malaikat
    Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke
    Belajar Mengasihi Dari Cicak
    Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba

    Comments are closed.

    Must read×

    Top