Menghargai Perbedaan Pendapat

In Inspirasi 1 views

Suatu kejadian perbedaan pendapat dengan rekan kerja yang terjadi pada ketika bekerja telah menciptakan saya sedikit berfikir untuk sanggup berintropeksi diri dari kesalahan, keakuan dan sedikit ego diri.
Terkadang kita sebagai insan merasa kita yang paling benar, dan kita mungkin pernah meremehkan pendapat, atau saran dari orang, terutama dari orang yang kita anggap lebih rendah status sosialnya, Atau seorang yang gres kita kenal. Kerap ketika kita menjadi seorang pemimpin sering muncul keangkuhan eksklusif dalam mendapatkan pendapat dan kritik, dan kita meremehkan anak buahnya,
padahal sesorang disebut pemimpin kalau beliau mempunyai anak buah. Sering juga kita mengabaikan hati nurani, dalam pengambilan keputusan, sesungguhnya perbedaan pendapat ialah suatu anugrah yang patut disukuri, alasannya ialah dengan perbedaan pendapat kita sanggup mempunyai banyak pilihan keputusan, atau alternative penyelesaian masalah.

Sering kita sakit hati ketika ide atau gagasan kita tidak diterima oleh sahabat, rekan kerja, rekan bisnis, keluarga, dan suatu kekerabatan interaksi social lainnya. Coba kita berfikir nyata kalau pendapat kita belum dipakai, mungkin pendapat orang lain lebih sempurna untuk meyelesaikan permasalahan. Dengan kita sanggup mendapatkan pendapat atau pandangan orang lain, dan tidak maksakan kehendak, ialah cermin dari kedewasaan, budi dari seseorang, seorang yang sudah berpribadi matang, cenderung akan menghargai pendapat orang lain, dan orang yang belum cukup umur akan cenderung memaksakan keakuaanya.

Saat persaingan dunia kerja, atau sebagai penunjukan keeksistensian seseorang, terkadang sesorang dengan tak mau menyerah ingin pendapatnya dihargai, dan diakui sebagai ide miliknya.Sering saya lihat alasannya ialah perbedaan pendapat orang laga fisik, atau saling mendendam dan berniat untuk
saling menjatuhkan. Hal tersbut kurang lah bermanfaat, yang terjadi ialah suatu kerusakan, dan perilaku saling memusuhi. Seperti sifat orisinil bangsa Indonesia yang suka bermusyawarah untuk mufakat
yang ketika ini sudah jauh ditinggalkan, dengan banyaknya pendapat berbeda juga sanggup menginspirasi munculnya ide gres hasil penggabungan fisi beberapa orang yang ada.

Jadi kenapa tidak kita bergabung bersama untuk menerima ide yang lebih baik, atau menghargai ide orang lain ketika ide kita tidak diterima. Tetapi kita juga janganlah congkak ketika ide kita diterima. Mari kita saling menghargai perbedaan pendapat diantara kita. Karena insan terdiri dari banyak pemikiran. Dan mari kita buat perbedaan menjadi hal yang menyatukan.

” Bersifat ikhlas ketika ide kita tidak diterima ialah sebuah proses kematangan diri “
” Menghargai perbedaan pendapat ialah sangat bijaksana”

author
Author: 
    Jangan Jadi Gelas
    Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat
    Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana
    Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah
    Perjalanan Bersama Malaikat
    Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke
    Belajar Mengasihi Dari Cicak
    Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba

    Comments are closed.

    Must read×

    Top