Kisah Cinta Sejati Langit Dan Laut

  • Whatsapp
Dahulu kala,langit dan maritim saling jatuh cinta. Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain. Saking sukanya maritim terhadap langit, warna maritim = langit .Saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut. Setiap senja datang, si maritim dengan lembut sekali membisikkan”aku cinta padamu” ke indera pendengaran langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta maritim pun, langit tidakmenjawab apa2, hanya tersipu2 aib wajahnya semburat kemerahan.
Suatu hari, tiba awan… Begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya menyayangi laut, setiap hari hanya melihat maritim saja. Awan murung tapi tak putus asa, mencari cara dan risikonya menemukan logika bulus. Awan menyebarkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan maritim terhadap 1 sama lain.
Laut merasa murka alasannya ialah tidak dapat melihat langit, sehingga dengan gelombangnya maritim berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya. Tapi, tentu saja, tidak berhasil. Lalu datanglah angin yang semenjak dulu mengetahui kekerabatan maritim dan langit. Angin merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu. Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan. Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak dapat lagi melihatlangit dengan jelas, tidak dapat lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit. Sehingga dikala merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih.
Hingga sekarang, kasih antara langit dan maritim tidak terpisahkan. Kita juga dapat melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap memandang ke ujung laut, di mana ada 1 garis antara maritim danlangit, di situlah mereka sedang pacaran.

Pos terkait