Keputusan Yang Baik - Data Berita

Keputusan Yang Baik

56 sec read

Kisah ini terjadi pada Dinasti Wei Utara pada tahun 534-550

Pada dikala itu tarjadi kekacauan politik dan kehancuran ekonomi yang menjadikan Cina mengalami perpecahan. Suatu ketika seorang aristokrat yang berpengaruh berjulukan Gao Hwan ingin menguji ketrampilan administrasi putranya, maka ia menunjukkan pada masing-masing putranya beberapa untai tali sutra yang kusut dan terikat, kemudian beliau meminta mereka untuk meluruskan tali-tali itu.

Semua putranya dengan berhati-hati mencoba untuk meluruskan benang-benang kusut itu, kecuali seorang putra berjulukan Gao Yan. Setelah memperhatikan saudara-saudaranya gagal dalam menarik simpul-simpul tali itu, ia mengambil pedangnya dan memotong-motong gulungan-gulungan tali menjadi potongan kecil. Saudara-saudaranya kaget dan keheranan, dan ayahnya bertanya ihwal sikapnya yang absurd ini.

“Sederhana saja,” putra yang berani itu menjawab. “Manakah yang lebih penting, waktu aku atau meluruskan kekacauan ini? Apa imbalannya untuk waktu yang hilang dan kekacauan yang berhasil diluruskan? Apapun yang terlalu rumit untuk dipecahkan dalam jangka waktu yang masuk nalar yaitu pekerjaan yang sia-sia belaka dan tidak perlu aku perhatikan. Dengan memotong-motong dan membuangnya, dengan sedikit kerugian, aku rasa yaitu metode yang paling efektif dalam menangani dilema semacam ini.”
sang aristokrat sangat puas dengan tindakan putranya. Setelah beberapa tahun, putra ini menurunkan sang kaisar dari tahtanya dan menobatkan dirinya sendiri.

Orang sering memusatkan perhatian untuk pemecahan suatu dilema dan melupakan biaya dari prosedurnya. Sebagai akibatnya, mereka sering membuang waktu mereka yang berharga untuk mengurus hal-hal sepele hanya untuk laba kecil. Waktu, salah satu komoditi yang paling berharga namun juga yang paling diabaikan, harus selalu diperhitungkan dikala menangani sebuah dilema. Siapapun yang menghargainya akan memperoleh yang terbaik dari kehidupan.

Di sadur dari buku Wisdom’s Way Karya Walton C. Lee

Avatar

Jangan Jadi Gelas

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat wajahnya belakangan ini selalu tampak murung. “Kenapa kamu selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di...
Avatar admin
1 min read

Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana

Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan beliau mendapat pekerjaan...
Avatar admin
1 min read

Perjalanan Bersama Malaikat

Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke nirwana dan seorang malaikat menemaniku dan memperlihatkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh...
Avatar admin
2 min read