Kepiting

In Inspirasi 4 views
Kepiting,5 / 5 ( 1votes )
Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahusifatkepiting. Semoga Anda tidak mempunyai sifat kepiting yang dengki. Di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali menangkap dan memakankepiting sawah. Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat.Kepiting-kepiting itu dengan gampang ditangkap di malam hari, laludimasukkanke dalam baskom/wadah, tanpa diikat.
Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan direbus dan kemudian disantapuntuk lauk selama beberapa hari. Yang paling menarik dari kebiasaanini,kepiting-kepiting itu akan selalu berusaha untuk keluar dari baskom,sekuattenaga mereka, dengan memakai capit-capitnya yang kuat. Namun seorang penangkap kepiting yang handal selalu damai meskipunhasilburuannya selalu berusaha meloloskan diri.Resepnya hanya satu, yaitu si pemburu tahu betul sifat si kepiting.
Bila ada seekor kepiting yang hampir meloloskan diri keluar daribaskom,teman-temannya niscaya akan menariknya lagi kembali ke dasar. Jika ada lagi yang naik dengan cepat ke verbal baskom, lagi-lagitemannyaakan menariknya turun…dan begitu seterusnya hingga hasilnya tidak ada yang berhasil keluar. Keesokan harinya sang pemburu tinggal merebus mereka semua dan matilahsekawanan kepiting yang dengki itu. Begitu pula dalam kehidupan ini…tanpa sadar kita juga terkadang menjadi menyerupai kepiting-kepiting itu.
Yang seharusnya bergembira kalau sahabat atau saudara kita mengalamikesuksesan kita malahan mencurigai, jangan-jangan kesuksesan itu diraihdengan jalan yang nggak bener.
Apalagi di dalam bisnis atau hal lain yang mengandung unsur kompetisi,sifat iri, dengki, atau munafik akan semakin konkret dan kalau tidaksegerakita sadari tanpa sadar kita sudah membunuh diri kita sendiri. Kesuksesan akan tiba kalau kita dapat menyadari bahwa di dalam bisnisataupersaingan yang penting bukan siapa yang menang, namun terlebih pentingdari itu seberapa jauh kita dapat membuatkan diri kita seutuhnya.
Jika kita berkembang, kita mungkin dapat menang atau dapat juga kalahdalamsuatu persaingan, namun yang niscaya kita menang dalam kehidupan ini.
Pertanda seseorang yaitu ‘kepiting’:
1. Selalu mengingat kesalahan pihak luar (bisa orang lain atau situasi)yang sudah lampau dan menjadikannya suatu prinsip/pedoman dalambertindak
2. Banyak mengkritik tapi tidak ada perubahan
3. Hobi membicarakan kelemahan orang lain tapi tidak mengetahuikelemahandirinya sendiri sehingga dia hanya sibuk menarik kepiting-kepiting yangakankeluar dari bejana dan melupakan perjuangan pelolosan dirinya sendiri.
..Seharusnya kepiting-kepiting itu gotong royong keluar dari baskom,namun yah…dibutuhkan jiwa yang besar untuk melakukannya…
Coba renungkan berapa waktu yang Anda pakai untuk memikirkan cara-cara menjadi pemenang. Dalam kehidupan sosial, bisnis, sekolah, atau agama. Dan gantilah waktu itu untuk memikirkan cara-cara pengembangan diri Anda menjadi langsung yang sehat dan sukses.
author
Author: 
    Jangan Jadi Gelas
    Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat
    Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana
    Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah
    Perjalanan Bersama Malaikat
    Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke
    Belajar Mengasihi Dari Cicak
    Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba

    Comments are closed.

    Must read×

    Top