Janji

In Inspirasi 3 views
Janji,5 / 5 ( 1votes )

Sore aku melaksanakan presentasi dalam sebuah konferensi di Washington DC . Dan menyerupai sebuah takdir, aku bertemu dengan Bucky Fuller sobat saya, memimpin sebuah presentasi di ruang konferensi yang lain di hotel yang sama. Setelah presentasi selesai, aku menuju ke ballroom untuk mendengarkan ceramah Bucky. Saya dari dulu kagum dengan Bucky yang bertubuh kecil dalam usia delapan puluhan – jauh di atas saya, tetapi pikirannya masih jernih, sangat bijaksana dan penuh semangat. Saat konferensi usai, kami berjalan bersama menuju ke parkir di lantai dasar daerah kendaraan beroda empat limousine bandara menunggunya.

“Saya harus ke kota New York malam ini untuk mengadakan presentasi yang lain,” katanya sambil menatap aku dengan gelisah, tidak menyerupai biasanya. “Kamu tahu Annie sedang sakit dan aku sangat kuatir.” Kami berpelukan. 

Bucky Fuller pernah menceritakan sebuah diam-diam pada aku bahwa ia telah berjanji pada istrinya Annie untuk meninggal lebih dahulu, sehingga ia mempersiapkan sebuah penyambutan untuk istrinya di nirwana – sebagai ganti Annie yang sudah setia melayaninya selama hidup di dunia. Saya menganggap pernyataan itu sebagai sebuah impian bukan sebuah komitmen. Itu mengatakan betapa aku meremehkannya.

Singkatnya, sesudah Buck presentasi di New York , ia segera menuju rumah sakit di Los Angeles alasannya isterinya jatuh koma. Dokter merasa bahwa masih ada kesempatan alasannya Annie cepat menerima penanganan yang sempurna di rumah sakit. Buck segera mencari penerbangan pertama yang sanggup ia temukan dari kota New York . Saat datang di Los Angeles , ia segera menuju ke kamar Annie. Buck duduk di samping daerah tidurnya, dan menutup matanya. Dan Buck meninggal dengan tenang.

Kekuatan untuk menentukan kehidupan yaitu sesuatu yang diperlihatkan oleh Buck. Bahkan ia mempunyai kekuatan untuk meninggal pada saatnya, dengan tenang, dengan tangan terbuka kepada alam semesta yang ia layani. Sebuah kesederhanaan untuk berani melangkah ke depan Tak usang kemudian, Annie menyusulnya meninggal dengan tenang. Buck telah megang janjinya. Dia sedang menunggu Annie di surga.


Oleh Thomas F. Crum
(Sebuah pengalaman hidup)

author
Author: 
    Jangan Jadi Gelas
    Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat
    Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana
    Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah
    Perjalanan Bersama Malaikat
    Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke
    Belajar Mengasihi Dari Cicak
    Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba

    Comments are closed.

    Must read×

    Top