Istri Bijaksana

Di Inspirasi 51 views
Ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita.
Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu ahad mengajar sudah dikeluarkan.
Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: “Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang sanggup menuangkannya, ada orang yang tidak sanggup menuangkannya. Tidak perlu bersedih alasannya ialah hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu.”
Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, alasannya ialah gerakannya yang lambat.
Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kau hanya mencar ilmu di sekolah, bagaimana sanggup cepat?
Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.
Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.
Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai sanggup berkat sedikit melalui talenta berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.
Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan karenanya ia sanggup membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di banyak sekali kota.
Ia sudah menjadi bos yang mempunyai harta kekayaan berlimpah.
Suatu hari, ia yang kini sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa saat dirinya sendiri saja sudah mencicipi masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?
Ternyata tanggapan sang istri sangat polos dan sederhana.
Sang istri menjawab: sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, sanggup dicoba menanam kacang, jikalau kacang pun tidak sanggup tumbuh dengan baik, sanggup ditanam buah-buahan; jikalau buah-buahan pun tidak sanggup tumbuh, semaikan bibit gandum hitam niscaya sanggup berbunga. alasannya ialah sebidang tanah, niscaya ada bibit yang cocok untuknya, dan niscaya sanggup menghasilkan panen dari nya.
Mendengar klarifikasi sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata. Keyakinan kuat, katabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul;
Semua prestasi pada dirinya, semua ialah keajaiban berkat hibrida yang kukuh sehingga tumbuh dan menjelma kenyataan.
Di dunia ini tidak ada seorang pun ialah sampah. hanya saja tidak ditempatkan di posisi yang tepat.
Setelah membaca dongeng ini, jangan dibiarkan saja, sharing dan teruskan ke orang lain, Anda ialah orang yang berbahagia.
Delapan kalimat di bawah ini, semuanya ialah intisari kehidupan:
1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan sanggup mencicipi kebahagiaan.
2. Orang yang tidak sanggup toleransi, seberapa banyak teman pun, karenanya semua akan meninggalkannya.
3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa akil pun, tidak akan sukses.
4. Orang yang tidak sanggup bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai keinginan nya.
5. Orang yang tidak sanggup berhubungan dengan orang lain, seberapa ulet bekerja pun tidak akan mendapat hasil yang optimal.
6. Orang yang tidak sanggup menabung, terus mendapat rejeki pun tidak akan sanggup menjadi kaya.
7. Orang yang tidak sanggup merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan sanggup bahagia.
8. Orang yang tidak sanggup menjaga kesehatan, terus melaksanakan pengobatan pun tidak akan berusia panjang.

author
Penulis: 
    Jangan Jadi Gelas
    Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat
    Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana
    Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah
    Perjalanan Bersama Malaikat
    Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke
    Belajar Mengasihi Dari Cicak
    Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba
    Cerita Petani
    Alkisah jaman dahulu kala ada seorang petani

    Komentar ditutup.

    Baca Juga×

    Top