Dengan Lapang Dada Kita Berguru Untuk Bersabar

In Inspirasi 4 views

Decak dan kagum ku muncul ketika berjumpa dengan orang renta renta dengan riasan rambut yang telah memutih. Mereka bercerita banyak kehidupannya yang telah dijalaninya. Begitu tegarnya mereka menghadapi aneka macam rintangan kehidupan. Kekaguman semakin besar ketika mereka menanti sang buah hati sekian usang dan tak kunjung tiba. Kesabaran disertai dengan keikhlasan dan kepasrahan yang mereka punya itulah kunci keberhasilan dalam mengarungi kehidupan dengan segala batu tajam yang mesti disingkirkan dalam perjalanan hidupnya.


Lalu bagaimana dengan kita ? Seringkali kita menilai ini ialah bentuk ketidak adilan Yang Maha Kuasa yang kita terima atas apa yang kita tidak peroleh dan inginkan. Tak mengherankan sebagian
dari kita cenderung berkeluh kesah dan menggerutu atas keadaan yang terjadi. Banyak sekali ketidaksabaran hadir dalam kehidupan kita, lihatlah sepasang suami istri yang tak henti menantikan keturunannya, seorang gadis atau jejaka yang berharap mendapat jodoh yang diinginkannya, seorang karyawan bengong menunggu kapan naik jabatan, seorang pelamar yang menantikan nasib pekerjaannya, atau bahkan seorang papa yang menantikan hujan rizky turun dari langit. Bila kita mengganggap itu ialah pelajaran yang harus kita lalui, sang kesabaran tentu tak sungkan hadir menyertai hati kita.


Dia akan selalu bersama melangkah mengaruhi samudera menggapai pulau harapan yang kitapun tak tahu berapa kilometer jarak yang mesti kita tempuh. Terpaan angin kencang, gelombang yang siap menerjang, binatang buas lautan siap menerkam bagaikan ujian yang mesti kita hadapi. Hanya dengan ketegaran, kesabaran, dan keihlasan yang kita miliki menciptakan kita bisa bertahan dan gampang untuk melaluinya. Permata yang berkilau tentu selalu diasah dengan aneka macam ujian. Bagaimana dengan kita ? Membiarkan suasana hati diliputi ketidakpuasan dan keluhan yang terus menerus atau kita mau berguru bersabar untuk mendapat apa yang kita inginkan.


Oleh: Hapsari Wirastuti Susetianingtyas

author
Author: 
    Jangan Jadi Gelas
    Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat
    Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana
    Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah
    Perjalanan Bersama Malaikat
    Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke
    Belajar Mengasihi Dari Cicak
    Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba

    Comments are closed.

    Must read×

    Top