Berapa Malaikat Yang Kamu Temui Hari Ini?

In Inspirasi 4 views

Ya berapa malaikat yang sudah kamu temui hari ini? Atau hari kemarin? Di dalam perjalananmu menuju daerah kerja? Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali? Berapa?

Bahkan itu di rumahmu sendiri. Berapa malaikat yang kamu temui?

Tidak ada? Tidak mungkin! Siapa bilang? đŸ™‚

Mari kita ingat-ingat lagi…

Mungkin ia yang membuatmu marah-marah lantaran membuatmu terbangun di tengah malam buta. Membuatmu terjaga dengan tangisan. Dan kamu hanya berkata dengan bersungut-sungut, “Anak siapa sih? Rese amat malem-malem nangis. Berisik!”

Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal bermanfaat yang dapat kamu lakukan di tengah malam itu.

Mungkin ia yang membuatmu sewot, saat kamu bertabrakan tubuh di jalan sehingga membuatmu terjatuh. Dan kamu menjadi sedikit sakit dan malu. Dan kamu membentaknya dengan ucapan, “Pake mata dong kalo jalan!” Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar dan malahan justru kalau ia tidak menabrakmu kamu akan sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan berbeda. Tertabrak kendaraan beroda empat barangkali.

Mungkin ia yang membuatmu berpikir buruk, alasannya setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya. Sehingga menciptakan ini terbersit di pikiranmu, “Males amat sih ini orang. Badan masih seger gitu loh?” Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir faktual dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.

Ya. Cobalah ingat-ingat lagi. Berapa kali dalam sehari kamu membentak, menghardik, membenci, berprasangka, mencibir, memaki orang lain?

Berapa kali?

Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kamu berlaku tidak sepantasnya pada malaikat.

Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kamu jumpai. Berpikirlah faktual pada setiap orang yang kamu temui. Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama ibarat kamu mengharapkan orang lain memperlakukanmu. Tuhan selalu “bekerja” dengan cara yang misterius. Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini. đŸ™‚

Senyumlah.. alasannya senyum itu ibadah dan nggak ada ruginya sama sekali…

author
Author: 
    Jangan Jadi Gelas
    Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat
    Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana
    Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah
    Perjalanan Bersama Malaikat
    Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke
    Belajar Mengasihi Dari Cicak
    Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba

    Comments are closed.

    Must read×

    Top