Belajar Menaklukkan Diri Sendiri

In Inspirasi 4 views

Dalam hidup ini, senang tidaknya kita, kita sendiri yang akan menentukan. Hanya alasannya ialah kebodohan, kita dibayangi oleh rasa kekhawatiran dan rasa takut yang gotong royong tidak perlu ada.

Berhati lurus ialah menjaga hati dan pikiran supaya tidak gampang goyah oleh godaan. Bagi yang berkepribadian lemah dan berjiwa ringkih akan gampang terpengaruhi pada kesenangan duniawi.

Mata kita hanya melihat benda-benda yang indah, indera pendengaran kita hanya akan mendengar bunyi yang merdu, dan pengecap hanya mau merasakan makanan yang lezat. Tubuh menjadi manja, dan pikiran mengembara ke mana-mana tanpa sanggup dikendalikan.

Orang bijak menyampaikan bahwa perang yang tidak ada habisnya ialah perang melawan diri sendiri. Musuh yang paling sulit ditaklukkan ialah diri sendiri.

Hati yang bercabang menyerupai kuda yang lepas dari kendali. Karena itu kita harus menjaga keseimbangan hati dan pikiran kita. Hindari pikiran yang menyesatkan, alasannya ialah nantinya akan menimbulkan malapetaka bagi diri sendiri.

Bila kita ingin menuai benih kebahagiaan, taburlah benih kebaikan. Kita mulai dengan menanam bibit-bibit kebaikan, mencabut rumput-rumput ketamakan, kebencian, iri hati, mengairinya dengan ketabahan dan kemurahan hati, serta menyuburkannya dengan memberi pupuk sikap yang berbudi. Dengan begitu, sudah sepantasnya kita menikmati hasil panen yang memuaskan.

author
Author: 
    Jangan Jadi Gelas
    Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya saat
    Ternyata Hidup Bijak Itu Sederhana
    Ada seseorang dikala melamar kerja, memungut sampah
    Perjalanan Bersama Malaikat
    Aku bermimpi suatu hari saya pergi ke
    Belajar Mengasihi Dari Cicak
    Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba

    Comments are closed.

    Must read×

    Top